Profil Perusahaan
  • Visi, Misi dan Filosofi
  • Riwayat Singkat
  • Perjalanan UIC
  • Profil Dewan Komisaris
  • Profil Direksi
  • Komposisi Pemegang Saham
  • Komite Audit
  • Sumber Daya Manusia
  • Data Entitas Anak
  • Sekretaris Perusahaan
  • Audit Internal
  • Tata Kelola Perusahaan yang Baik
  • Struktur Perusahaan
  • Penghargaan dan Sertifikasi
  • Piagam Komite Audit
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
  • Perusahaan berupaya untuk menerapkan prinsipprinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik atau Good Gorporate Governance (GCG) dalam pelaksanaan kegiatan usahanya. Penerapan GCG ini berlandaskan pada peraturan perundang-undangan dan nilai-nilai etika serta prinsip-prinsip GCG yang meliputi keterbukaan (transparency), akuntabilitas (accountability), tanggung jawab (responsibility), independensi (independency) serta kewajaran dan kesetaraan (fairness), guna untuk meningkatkan keberhasilan usaha dan akuntabilitas Perusahaan dalam meningkatkan nilai bagi Pemegang Saham dengan tetap mempertahankan kepentingan Stakeholders.


    ORGAN PERUSAHAAN

    Organ Perusahaan terdiri atas Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris dan Direksi yang masingmasing mempunyai peran penting dalam pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan agar dapat diterapkan secara efektif.


    RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS)

    RUPS merupakan otoritas dan badan tata kelola tertinggi pada Perusahaan di mana para pemegang saham dapat menggunakan hak dan otoritasnya pada manajemen Perusahaan. RUPS memiliki kekuasaan mengangkat dan memberhentikan anggota Dewan Komisaris serta Direksi Perusahaan, menentukan jumlah gaji dan tunjangan lain Dewan Komisaris dan Direksi, menilai kinerja Perusahaan dan memutuskan penggunaan laba bersih. RUPS Tahunan diselenggarakan satu tahun sekali dan wajib diadakan dalam jangka waktu paling lambat 6 (enam) bulan setelah tahun buku berakhir, sedangkan RUPS Luar Biasa dapat dilakukan setiap waktu berdasarkan kebutuhan untuk kepentingan Perusahaan.

    Untuk melindungi kepentingan pemegang saham, Perusahaan memastikan bahwa RUPS diselenggarakan tepat waktu dan dipersiapkan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perusahaan, peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam dan LK) dan peraturan Bursa Efek Indonesia (BEI).

    RUPS Tahunan untuk tahun buku 2011 diselenggarakan pada tanggal 15 Juni 2012 dengan keputusan:

    1. Menyetujui dan menerima dengan baik Laporan Tahunan Direksi mengenai kegiatan usaha Perusahaan serta pengesahan Laporan Keuangan tahun 2011 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik "Purwantono, Suherman dan Surja" dengan pendapat Wajar Tanpa Pengecualian, serta memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perusahaan atas tindakan pengurusan dan pengawasan Perusahaan yang telah dijalankan selama tahun buku 2011.
    2. Menyetujui penggunaan laba bersih tahun 2011 sebesar USD 7.264.684 sebagai berikut:
      • Sejumlah USD 100.000 untuk dana cadangan sesuai dengan ketentuan pasal 25 ayat 1 Anggaran Dasar Perusahaan dan pasal 70 ayat 1 Undang-Undang Perseroan Terbatas.
      • Menetapkan dan membagikan dividen kas sejumlah USD 3.657.354 yang akan dibagikan kepada 383.331.363 saham berdasarkan nilai kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal 11 Juni 2012 yaitu Rp. 9.433, atau setara dengan Rp. 90 per saham.
      • Sisa laba bersih sejumlah USD 3.507.330 akan digunakan untuk membiayai operasi Perusahaan dan dicatat sebagai laba ditahan Perusahaan.
    3. Menyetujui pelimpahan wewenang kepada Direksi untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik Terdaftar di Bapepam LK untuk melakukan audit tahun buku 2012 dan menetapkan jumlah honorarium Kantor Akuntan Publik tersebut.
    4. Memberi kuasa dan wewenang penuh kepada Dewan Komisaris Perusahaan untuk menetapkan gaji dan tunjangan lainnya bagi Direksi Perusahaan dan menetapkan honorarium untuk para anggota Dewan Komisaris Perusahaan untuk tahun buku 2012 adalah maksimum sebesar Rp. 5,75 miliar per tahun net setelah dipotong pajak dan pembagiannya dilimpahkan kepada Dewan Komisaris Perseroan.

    DEWAN KOMISARIS

    Dewan Komisaris memiliki tugas dan tanggung jawab utama melakukan pengawasan atas kebijakan Direksi dalam menjalan Perusahaan serta memberikan nasihat kepada Direksi sesuai dengan Anggaran Dasar dan peraturan perundangan yang berlaku serta memantau efektifitas penerapan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan.

    Dewan Komisaris terdiri dari sekurang-kurangnya tiga orang anggota, dengan susunan seorang Presiden Komisaris, seorang Wakil Presiden Komisaris dan satu orang Anggota Dewan Komisaris atau lebih.

    Para anggota Dewan Komisaris diangkat oleh RUPS untuk waktu lima tahun terhitung sejak tanggal RUPS yang mengangkatnya sampai ditutupnya RUPS yang kelima setelah tanggal pengangkatan tersebut. Anggota Dewan Komisaris yang masa jabatannya telah berakhir dapat diangkat kembali.


    Prosedur remunerasi untuk Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:

    Dewan Komisaris mengusulkan besarnya jumlah gaji dan tunjangan berdasarkan kondisi keuangan Perusahaan, yang kemudian usul tersebut diajukan ke RUPS untuk mendapatkan persetujuan dari Pemegang Saham.

    Jumlah remunerasi Dewan Komisaris untuk periode tahun 2012 adalah sebesar Rp. 5,7 miliar dan telah mendapatkan persetujuan RUPS seperti yang tertuang dalam Akta Berita Acara RUPS No. 26 tanggal 15 Juni 2012 yang dibuat oleh Notaris Kumala Cahyani Widodo, S.H.

    Selama tahun 2012, Dewan Komisaris Perusahaan telah melaksanakan 3 (tiga) kali rapat Dewan Komisaris. Anggota Dewan Komisaris yang berhalangan hadir dalam Rapat Dewan Komisaris selalu memberitahukan sebelumnya kepada Ketua Rapat.

    Materi pembahasan dalam Rapat Dewan Komisaris dibagikan kepada seluruh anggota termasuk yang berhalangan hadir agar seluruh anggota mendapatkan informasi yang sama. Keputusan Rapat Komisaris diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak tercapai maka keputusan diambil dengan pemungutan suara berdasarkan persetujuan dari sedikitnya lebih dari limapuluh persen dari jumlah anggota Dewan Komisaris yang hadir dan/atau diwakili secara sah dalam rapat.


    DIREKSI

    Perusahaan dikelola dan dipimpin oleh Direksi di bawah pengawasan Dewan Komisaris. Direksi berwenang menjalankan pengurusan sesuai dengan kebijakan yang dipandang tepat.

    Direksi terdiri dari sekurang-kurangnya 3 (tiga) orang anggota Direksi dengan susunan seorang Presiden Direktur, seorang Wakil Presiden Direktur dan satu orang Direktur atau lebih. Presiden Direktur, Wakil Presiden Direktur dan seorang Direktur bersama-sama berhak dan berwenang bertindak untuk dan atas nama Direksi serta mewakili Perusahaan.

    Para Anggota Direksi diangkat untuk waktu 5 (lima) tahun terhitung sejak tanggal RUPS yang mengangkatnya sampai ditutupnya RUPS yang kelima setelah tanggal pengangkatan tersebut. Anggota Direksi yang masa jabatannya telah berakhir dapat diangkat kembali.


    Tugas dan Tanggung Jawab Direksi

    Direksi bertanggung jawab penuh dalam melaksanakan tugasnya untuk kepentingan Perusahaan dalam mencapai maksud dan tujuannya. Setiap anggota Direksi wajib dengan itikad baik dan penuh tanggung jawab menjalankan tugasnya dengan mengindahkan peraturan perundangundangan yang berlaku.


    Presiden Direktur: Yani Alifen
    Tugas dan Tanggung Jawab Utama:
    Memimpin Perusahaan ke jajaran depan industri, mengembangkan perencanaan strategis untuk mencapai misi sesuai dengan filosofi Perusahaan, menetapkan kebijakan, mengawasi jalannya operasi, mengembangkan sistem pengendalian intern, melakukan koordinasi antar Direksi dan memberikan pertanggungjawaban atas jalannya Perusahaan kepada RUPS.


    Wakil Presiden Direktur: Harris Thany
    Tugas dan Tanggung Jawab Utama:
    Membantu Presiden Direktur memimpin Perusahaan ke jajaran depan industri, mengembangkan perencanaan strategis untuk mencapai misi sesuai dengan filosofi Perusahaan, menetapkan kebijakan, mengawasi jalannya operasi, melakukan koordinasi antar Direksi. Apabila Presiden Direktur berhalangan, melaksanakan tugas-tugas Presiden Direktur dan mewakili Presiden Direktur mengambil keputusan penting demi kelancaran operasional.


    Direktur Keuangan: E. Pudjiastuti
    Tugas dan Tanggung Jawab Utama:

    Mengawasi dan bertanggung jawab terhadap seluruh aspek manajemen keuangan Perusahaan, memimpin dan mengkoordinasi kegiatan administratif, menentukan kebijakan keuangan, rencana bisnis dan anggaran Perusahaan, membantu mengembangkan sistem pengendalian internal.


    Direktur Umum: Jimmy Masrin
    Tugas dan Tanggung Jawab Utama:
    Mengkoordinasi dan mengevaluasi masalah operasional umum, membina hubungan baik kepada pihak internal maupun eksternal yang terkait, membuat perencanaan jangka pendek dan jangka panjang mengenai semua aspek bidang umum, membuat perencanaan untuk meningkatkan efektifitas dan produktifitas karyawan, menyetujui dan mengkoordinasikan perubahan dan perbaikan pada sistem dan prosedur semua bagian umum yang terkait, membentuk dan meningkatkan kepribadian karyawan yang baik, loyalitas karyawan terhadap Perusahaan serta menciptakan suasana kerja yang kondusif, melakukan tugas-tugas lain yang berkaitan dengan masalah umum lainnya.


    Direktur Komersial: Takashi Nakamura
    Tugas dan Tanggung Jawab Utama:

    Mengkoordinasikan dan mengevaluasi program di departemen komersial, membuat perencanaan jangka pendek dan jangka panjang atas penjualan dan pengadaan barang, bertanggung jawab atas jalannya operasional departemen komersial.


    Direktur Tidak Terafiliasi: Djazoeli Sadhani
    Tugas dan Tanggung Jawab Utama:

    Mendorong dan menciptakan iklim yang lebih independen, objektif dan menempatkan kesetaraan sebagai prinsip utama dalam memperhatikan kepentingan pemegang saham minoritas dan pemangku kepentingan lainnya, memastikan Perusahaan mematuhi hukum, perundang-undangan dan peraturan yang berlaku serta nilai-nilai yang ditetapkan Perusahaan dalam menjalankan operasinya, memastikan Perusahaan memiliki manajemen yang profesional serta memastikan Perusahaan memiliki strategi bisnis yang efektif.


    Prosedur remunerasi untuk Direksi adalah sebagai berikut:
    RUPS telah melimpahkan kepada Dewan Komisaris jumlah maksimum gaji dan tunjangan lain anggota Direksi sesuai dengan keputusan RUPS seperti yang tertuang dalam Akta Berita Acara RUPS No. 26 tanggal 15 Juni 2012 yang dibuat oleh Notaris Kumala Cahyani Widodo, S.H. Dewan Komisaris menetapkan gaji dan tunjangan lain untuk Direksi berdasarkan kondisi keuangan Perusahaan. Jumlah remunerasi Direksi untuk periode tahun 2012 adalah sebesar Rp. 17,6 miliar.

    Selama tahun 2012, Direksi Perusahaan telah melaksanakan 19 (sembilan belas) kali rapat Direksi. Risalah Rapat didistribusikan kepada seluruh anggota Direksi termasuk yang berhalangan hadir agar seluruh anggota Direksi mengetahui pembahasan dalam setiap Rapat Direksi. Rapat Direksi membahas masalah strategis dan operasional perusahaan, kebijakan dan hal-hal penting lainnya dalam upaya mencapai maksud dan tujuan perusahaan. Keputusan Rapat Direksi diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak tercapai maka keputusan diambil dengan pemungutan suara berdasarkan persetujuan dari sedikitnya lebih dari limapuluh persen dari jumlah anggota Direksi yang hadir dan/atau diwakili secara sah dalam rapat.

    RUPS tahun buku 2011 diselenggarakan pada tanggal 15 Juni 2012. Berikut adalah hasil keputusan RUPS tersebut dan realisasinya pada tahun 2012:

    1. RUPS telah menyetujui dan menerima dengan baik Laporan Tahunan Direksi mengenai kegiatan usaha Perusahaan serta pengesahan Laporan Keuangan tahun 2011 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik "Purwantono, Suherman dan Surja" dengan pendapat Wajar Tanpa Pengecualian, serta memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perusahaan atas tindakan pengurusan dan pengawasan Perusahaan yang telah dijalankan selama tahun buku 2011.
    2. Realisasi Penggunaan Laba bersih tahun 2011 sebesar USD 7.264.684 adalah sebagai berikut:
      • Sejumlah USD 100.000 telah dibukukan sebagai dana cadangan sesuai dengan ketentuan pasal 25 ayat 1 Anggaran Dasar Perusahaan dan pasal 70 ayat 1 Undang-Undang Perseroan Terbatas.
      • Pada tanggal 27 Juli 2012, Perusahaan telah membagikan dividen Kas sejumlah USD 3.657.354 berdasarkan nilai kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal 11 Juni 2012 yaitu Rp. 9.433,- atau setara dengan Rp. 90 per saham.
      • Sisa laba bersih sejumlah USD 3.507.330 telah digunakan untuk membiayai operasi Perusahaan dan dicatat sebagai laba ditahan Perusahaan.
    3. Berdasarkan pelimpahan wewenang dari RUPS, Direksi telah menunjuk Kantor Akuntan Publik Terdaftar di Bapepam LK yaitu Kantor Akuntan Publik "Purwantono, Suherman & Surja", untuk melakukan audit Laporan keuangan Perusahaan tahun buku 2012 dengan honorarium sejumlah Rp. 610 juta.
    4. Berdasarkan kuasa yang diterima dari RUPS, Dewan Komisaris Perusahaan telah menetapkan gaji dan tunjangan lainnya bagi Direksi Perusahaan untuk tahun 2012 sejumlah Rp. 17,6 miliar per tahun net setelah dipotong pajak dan pembagiannya telah direalisasikan.

    Dan seperti yang telah diputuskan dalam RUPS, honorarium untuk para anggota Dewan Komisaris Perusahaan untuk tahun buku 2012 adalah sebesar Rp. 5,7 miliar per tahun net setelah dipotong pajak dan pembagiannya telah direalisasikan.

    *