|
LAPORAN DEWAN DIREKSI
Kinerja UIC yang baik di tahun 2007, mencerminkan komitmen
kami kepada para pelanggan dan pemegang saham. Kami bangga
di tengah berbagai tantangan seperti fluktuasi dan tingginya
harga minyak mentah, persaingan usaha di kawasan regional,
tahun ini laba setelah pajak UIC meningkat 182% dari USD 1,53
juta di tahun 2006 menjadi USD 3,53 juta di tahun 2007, hal ini
menunjukkan keefektifan strategi Perusahaan dalam memberikan
nilai tambah bagi para Pemegang Saham. Kami menyajikan
kinerja keuangan yang solid dengan pengendalian biaya dan
risiko manajemen yang efektif.
Di tahun 2007, Perusahaan mencatat marjin laba kotor sebesar
10,91%, yang terutama disumbangkan oleh kenaikan harga jual
karena meningkatnya harga minyak mentah dan penggunaan
bahan bakar alternatif sebagai pengganti diesel, tanpa
menurunkan kualitas produk. Pengalihan ini telah menurunkan biaya produksi Perusahaan. Berbagai perbaikan terus dikembangkan
secara berkesinambungan, guna menekan biaya operasional
Perusahaan. Mulai awal tahun 2008, UIC menggunakan gas alam
sebagai bahan bakar utamanya, suatu tindakan yang diharapkan
dapat lebih meningkatkan efisiensi serta marjin laba kotor UIC.
Tanpa diragukan, fluktuasi dan tingginya harga minyak mentah
berdampak pada harga bahan baku UIC. Guna meminimalisir dampak
tersebut, kami menerapkan pembelian bahan baku dan produksi
yang lebih efisien menyesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.
Kami melihat bahwa Petrochemical Industry akan mengalami masa
ketat dalam 2-3 tahun mendatang, oleh karena itu kami memutuskan
untuk melakukan integrasi usaha ke industri hulu, yaitu Normal
Paraffine. Saat ini, pembicaraan dengan pihak terkait sedang
dilakukan.
Di tahun mendatang, kami mengharapkan
kestabilan harga minyak mentah,
berlanjutnya hubungan baik dengan para
stakeholder dan juga meningkatnya daya
beli para pelanggan domestik. Konsumsi
per kapita deterjen di Indonesia masih
relatif lebih rendah dibandingkan dengan
negara-negara lain, untuk itu kami percaya
bahwa indrustri ini masih menyediakan
masa depan yang menjanjikan. Kami juga
tetap menjajaki kesempatan usaha yang
baru dan peluang untuk meningkatkan
volume ekspor. Di sektor properti, kami
akan menggalakkan pemasaran produk dan
menciptakan nilai lebih bagi para
investor dan pembeli. Di tahun 2008,
kami akan meluncurkan fasilitas spa mewah
yang berada di bawah manajemen Jamu
Spa dan eksklusif club house yang
menyediakan fasilitas banquet, restoran,
pusat kebugaran dan tiga kolam renang.
Sebagai Perusahaan publik, UIC
berkomitmen untuk menerapkan dan
mengembangkan kebijakan dan prinsip
Tata Kelola Perusahaan yang baik. Kami
menyadari pentingnya Tata Kelola
Perusahaan dalam meningkatkan kinerja
dan akuntabilitas Perusahaan pada
masyarakat berdasarkan prinsip-prinsip
Akuntabilitas, Keadilan, Keterbukaan,
Independensi dan memenuhi Pertanggung
jawaban pada para stakeholder.
Pada Rapat Umum Pemegang Saham
tahun 2006, para pemegang saham telah
menunjuk Bapak Andreas Maliwa dan
Bapak Takashi Nakamura sebagai anggota
Dewan Direksi yang baru, masing-masing
menggantikan Bapak Andi Solaiman, Wakil
Presiden Direktur dan Bapak
Handoyo Sutanto, Direktur. Kami berterima
kasih atas kepemimpinan dan dedikasi
mereka dalam membawa kesuksesan bagi
Perusahaan.
Pada tahun 2008, UIC akan merayakan
ulang tahunnya yang ke 25. Berbagai
tantangan dan prestasi menandai perjalanan
UIC melewati tahun-tahun yang lalu.
Untuk itu, kami mengungkapkan terima
kasih yang sebesar-besarnya kepada para
stakeholder yang selalu memberikan
dukungan baik dalam masa suka maupun
duka. Kami juga mempersembahkan
penghargaan yang tulus untuk para
karyawan atas kinerjanya yang baik. |