|
AKTIFITAS DAN POSISI KEUANGAN
Laporan Laba Rugi Konsolidasi
Pada tahun 2007, Perusahaan mencatat
nilai penjualan bersih konsolidasi sebesar
USD 318,72 juta dan marjin laba kotor
sebesar 10,91%. Nilai penjualan bersih
konsolidasi ini mengalami penurunan
sebesar 1,41% dibandingkan dengan
tahun sebelumnya yang tercatat sebesar
USD 323,26 juta dengan marjin laba kotor
sebesar 11,07%.
Penurunan nilai penjualan bersih
disebabkan berkurangnya volume penjualan
Branched Alkylbenzene (BAB) sehubungan
dengan tingginya harga jual yang terimbas
oleh meningkatnya harga bahan baku serta
penurunan penjualan bersih sektor properti.
UIC dan Albright & Wilson (Australia) Limited
merupakan penyumbang terbesar dalam
penjualan bersih Perusahaan, masing-masing
sebesar 57,89% dan 22,73% pada
tahun 2007.
Laba bersih tahun 2007 meningkat sebesar
182,05% dari USD 1,25 juta tahun 2006
menjadi USD 3,53 juta. Hal ini terutama
disebabkan oleh penurunan beban usaha
sebesar 11,01% dari USD 24,88 juta pada
tahun 2006 menjadi USD 22,14 juta, yang
terutama disebabkan penurunan biaya
pengangkutan dan pengiriman serta biaya
gaji. Selain itu, peningkatan laba bersih
juga dikarenakan adanya penurunan beban
pajak penghasilan yang sebelumnya pada
tahun 2006 tercatat USD 2,20 juta, pada
tahun 2007 tercatat sebesar USD 1,39 juta.
EBITDA tahun 2007 tercatat sebesar
USD 26,13 juta meningkat USD 746 ribu
dibandingkan tahun lalu yaitu sebesar
USD 25,39 juta.
Laporan Neraca Konsolidasi
Aktiva lancar konsolidasi per 31 Desember
2007 adalah sebesar USD 132,40 juta,
menurun 11,97% dibandingkan angka
tahun 2006 yaitu sebesar USD 150,39 juta,
hal ini terutama disebabkan adanya
penurunan nilai persediaan. Sedangkan
aktiva tidak lancar konsolidasi tahun
2007 tercatat sebesar USD 146,14 juta
menurun 5,10% dibanding tahun lalu yaitu
sebesar USD 153,99 juta karena adanya
penurunan nilai buku aktiva tidak lancar
yang disebabkan penyusutan tahun berjalan
dan penurunan nilai aktiva real estat. Total
aktiva konsolidasi per 31 Desember 2007
adalah USD 278,53 juta menurun USD
25,85 juta dari tahun sebelumnya yakni
USD 304,38 juta.
Jumlah kewajiban konsolidasi tahun 2007 tercatat sebesar
USD 144,88 juta atau menurun sebesar USD 30,53 juta dibandingkan
dengan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar USD 175,41 juta.
Kewajiban lancar konsolidasi per Desember 2007 adalah sebesar
USD 122,15 juta mengalami peningkatan sebesar USD 34,15 juta
dibanding dengan tahun 2006 yaitu sebesar USD 87,99 juta,
peningkatan sebesar 38,81% ini terutama karena adanya reklasifikasi
pencatatan hutang obligasi dan instrument derivatif yang pada
tahun 2006 tercatat pada bagian kewajiban tidak lancar
menjadi kewajiban lancar pada tahun 2007 sehubungan dengan
akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun yaitu pada bulan
Oktober 2008 sebesar masing-masing USD 57,81 juta dan USD 3,12
juta. Hal tersebut menjelaskan juga menurunnya kewajiban tidak
lancar yang sebelumnya tercatat sebesar USD 87,41 juta pada tahun
2006 menjadi USD 22,73 juta pada tahun 2007.
Sampai dengan 31 Desember 2007, Perusahaan telah melakukan
pembelian kembali obligasi sebesar Rp 54 miliar, sehingga nilai
hutang obligasi per 31 Desember 2007 adalah sebesar Rp 546 miliar
(ekuivalen USD 57,81 juta).
Dividen dan Kapitalisasi Pasar
Menilik kondisi arus kas Perusahaan, dalam Rapat Umum
Pemegang Saham yang diselenggarakan pada tanggal 23 Mei 2007
Para Pemegang Saham menyetujui usulan agar pada tahun 2007
Perusahaan tidak membagikan dividen.Tahun sebelumnya yaitu
pada tanggal 6 September 2006, Perusahaan telah membagikan
dividen kas sebesar USD 1 juta atau setara dengan Rp 24 per
saham yang merupakan hasil keputusan Rapat Pemegang Saham
tanggal 19 Juli 2006.
Kebijakan Dividen: Memberikan tingkat pengembalian yang
menarik dimana besarnya dividen kas disesuaikan dengan
keuntungan Perseroan pada tahun buku yang bersangkutan,
dengan tidak mengabaikan tingkat kesehatan keuangan Perseroan
dan tanpa mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham untuk
menentukan lain sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar
Perseroan.
Sejak tahun 2001, maksimum dividen kas yang dibagikan kepada
pemegang saham adalah 30% dari laba bersih tahun yang
bersangkutan.
Dengan harga penutupan saham Perusahaan pada akhir tahun 2007
sebesar Rp 2.800 dan pada akhir tahun 2006 sebesar Rp 2.725,
kapitalisasi pasar Perusahaan adalah masing-masing senilai Rp 1,07
triliun dan Rp 1,05 triliun pada akhir tahun 2007 dan 2006.
Kemampuan Membayar Hutang dan Tingkat Kolektibilitas Piutang
Perusahan selalu menjaga komitmennya terhadap pemenuhan
pembayaran hutang dan persyaratan-persyaratan yang diatur
dalam perjanjian kredit dan prospektus obligasi. PT Pemeringkat
Efek Indonesia memberikan peringkat Single A- (stable outlook) untuk Perusahaan dan Obligasinya. Peringkat tersebut berlaku sejak
tanggal 26 Oktober 2007 hingga 28 Oktober 2008 (jatuh tempo
obligasi).
Sebesar 94% piutang usaha Perusahaan belum jatuh tempo dan
piutang usaha telah lewat jatuh tempo lebih dari 60 hari berjumlah
kurang dari 1%. Berdasarkan hasil penelaahan terhadap kondisi
akun piutang masing-masing pelanggan, Perusahaan berkeyakinan
bahwa jumlah penyisihan piutang ragu-ragu sebesar USD 15.925
pada akhir tahun 2007 cukup untuk menutup kemungkinan kerugian
yang timbul dari tidak tertagihnya piutang usaha
|